You may cut my tongue,
And I’ll wrote everything down
You may cut my hands,
So beside you, I will always stand
You can make me blind,
But I can still see you perfectly in my mind
You may cut my wings,
That won’t stop me to take you flying
You can take everything I have,
Because everything I am, God made specially for you.
The only thing you can’t take away from me,
is my feelings.
Because I already gave it to you from the beginning.
And if you ask me what would I want from you,
I want you to simply be happy.
Enjoy the day..
(written on December 6th, 2010)
oleh @NCLYS
diambil dari http://lampubiru.com/
Showing posts with label Surat Cinta #22. Show all posts
Showing posts with label Surat Cinta #22. Show all posts
06 February 2012
Dear K to Z
Hey Krizt my darlih,
Sepuluh hari sebelum hari yang dijuluki penuh cinta itu tiba, ada surat cinta yang perlu kamu baca. Miliaran detik telah kubagi denganmu. Sebanyak itu pula rasa yang terlahir saat dua pola pikir kita mulai beradu. Bicara ini itu, sampai lupa waktu. Aku ingat jelas, dulu kita hanya punya satu topik untuk diutarakan. Topik yang selalu menarik dan mengusik. Mungkin 2009 adalah awal pertemuan dari persahabatan yang kita jalankan. Meskipun dulu kita belum bertemu, masih hanya lewat tegur menegur dengan kata lewat situs yang mendekatkan kita, tapi rasanya aku senang memiliki cerita untuk dibagi bersama.
Sebenarnya dulu pun kita belum sedekat sekarang. Ym yang paling berperan mendekatkan kita, iya kan? Dari ym kita mulai berganti ke ranah bbm. Dua puluh empat jam jemari kita seperti tak berhenti asik berkomunikasi. Jakarta dan Bali, seperti tidak ada jarak untuk menghentikan kita berbagi. Mungkin kamu sahabat jarak jauh yang paling terasa dekat. Sejuta emote peluk yang suka kau kirimkan rasanya seperti beneran. Aku paling suka saat dua hati kita mulai bercerita. Rasanya tak ada batasan dunia. Dan aku selalu kagum dengan cara berpikirmu, cara menasehati aku dan caramu menguatkanku. Aku ingat setiap masa sulit yang suka melilit pikiran kita berdua. Banyak doa mungkin benar jalan keluarnya, tapi dukungan dan obrolan yang terselip bahan untuk ditertawakan juga obat penceria hati yang kita hadiahkan.
Darlih, aku kangen sekali. Kali ini aku gantian yang membunuh gengsi, karena rindu ini sudah pada puncaknya dan nyaris mau meletus lagi. Aku kangen main-main ke Bali. Aku kangen pie susu yang kau kirimkan spesial dari Bali pakai tiki sebagai obat pereda hati. Aku kangen naik busway malam-malam tunjuk-tunjukkan objek yang selalu kunantikan. Aku kangen potret-an candid mu yang membuat mata ku tak berkedip sepuluh detik. Aku kangen di read-doang-bbm-nya sama kamu, darlih. Kamu juga pasti kangen di-brb-in-sama aku trus lama ga nongol-nongol lagi. Hahaha. Kangen hal-hal sepele yang justru bisa membuatku tak berhenti senyam-senyum memikirkannya. Kalau BB-ku tak bernyawa seperti sekarang, mungkin kamu orang pertama yang paling kurindukan. Ah sudahlah, lama-lama kamu bisa ke-geer-an terbang nyangkut ke jemuran orang.
Darlih, I just wanna tell you something. Youre my best friend. If someone break your heart, I'll break their arm. Jangan sedih-sedih, aku kirim sejuta peluk dari sini. I love you Pal! Thankyou for being there when no one can understand me.Thankyou @krizt_
oleh @lovepathie untuk @krizt_
diambil dari http://simpleloveable.blogspot.com/
Sepuluh hari sebelum hari yang dijuluki penuh cinta itu tiba, ada surat cinta yang perlu kamu baca. Miliaran detik telah kubagi denganmu. Sebanyak itu pula rasa yang terlahir saat dua pola pikir kita mulai beradu. Bicara ini itu, sampai lupa waktu. Aku ingat jelas, dulu kita hanya punya satu topik untuk diutarakan. Topik yang selalu menarik dan mengusik. Mungkin 2009 adalah awal pertemuan dari persahabatan yang kita jalankan. Meskipun dulu kita belum bertemu, masih hanya lewat tegur menegur dengan kata lewat situs yang mendekatkan kita, tapi rasanya aku senang memiliki cerita untuk dibagi bersama.
Sebenarnya dulu pun kita belum sedekat sekarang. Ym yang paling berperan mendekatkan kita, iya kan? Dari ym kita mulai berganti ke ranah bbm. Dua puluh empat jam jemari kita seperti tak berhenti asik berkomunikasi. Jakarta dan Bali, seperti tidak ada jarak untuk menghentikan kita berbagi. Mungkin kamu sahabat jarak jauh yang paling terasa dekat. Sejuta emote peluk yang suka kau kirimkan rasanya seperti beneran. Aku paling suka saat dua hati kita mulai bercerita. Rasanya tak ada batasan dunia. Dan aku selalu kagum dengan cara berpikirmu, cara menasehati aku dan caramu menguatkanku. Aku ingat setiap masa sulit yang suka melilit pikiran kita berdua. Banyak doa mungkin benar jalan keluarnya, tapi dukungan dan obrolan yang terselip bahan untuk ditertawakan juga obat penceria hati yang kita hadiahkan.
Darlih, aku kangen sekali. Kali ini aku gantian yang membunuh gengsi, karena rindu ini sudah pada puncaknya dan nyaris mau meletus lagi. Aku kangen main-main ke Bali. Aku kangen pie susu yang kau kirimkan spesial dari Bali pakai tiki sebagai obat pereda hati. Aku kangen naik busway malam-malam tunjuk-tunjukkan objek yang selalu kunantikan. Aku kangen potret-an candid mu yang membuat mata ku tak berkedip sepuluh detik. Aku kangen di read-doang-bbm-nya sama kamu, darlih. Kamu juga pasti kangen di-brb-in-sama aku trus lama ga nongol-nongol lagi. Hahaha. Kangen hal-hal sepele yang justru bisa membuatku tak berhenti senyam-senyum memikirkannya. Kalau BB-ku tak bernyawa seperti sekarang, mungkin kamu orang pertama yang paling kurindukan. Ah sudahlah, lama-lama kamu bisa ke-geer-an terbang nyangkut ke jemuran orang.
Darlih, I just wanna tell you something. Youre my best friend. If someone break your heart, I'll break their arm. Jangan sedih-sedih, aku kirim sejuta peluk dari sini. I love you Pal! Thankyou for being there when no one can understand me.Thankyou @krizt_
oleh @lovepathie untuk @krizt_
diambil dari http://simpleloveable.blogspot.com/
Boleh?
Selamat sabtu sore yang gerimis kakak perempuan sore..... Dari aku yang juga sangat cinta sore dan langit senja dikala sore.
Kak Boleh aku bercerita sesuatu?
Aku lagi didaerah puncak, seperti biasa disini sangat dingin, dan seperti sore-sore sebelumya yang selalu berkabut. Romantis deh kak' dipeluk kabut tipis :)
Ntar malem, dari sini bisa liat bukit bintang,
Kakak suka liat lampu kota dari kejauhan kan? Ayoooo sini kak' kencan sama aku, kita berbagi secangkir kopi hitam sambil liat lampu kota yang kelap-kelip dari kejauhan. Mereka berbisik dan mereka menari dalam diamnya udara puncak yang dingin. Ah... Kayanya Lebih asik sambil di nyanyiin lagu dari nona ambon manise yang satu ini. Lagu emotions dari Destiny's Child , Boleh juga kak :)
"It's just emotions, taking me over
caught up in sarrow,lost in this song
but if you dont come back, come home to me darlin'
dont you know there's nobody left in this world to hold me tight,, dont you know theres nobody left in this world to kiss goodnight
goodnight, goodnight"
Kak Theo,,
Boleh aku panggil kakak dengan sebutan itu?
Stiap nemuin sore yang manis, aku selalu ingin bercerita sama kakak' tapi baru hari ini , di hari ke 22 aku menyapa kakak.
K'Theo tau, aku pembaca setia blog kakak, aku tadinya pengen bikin tulisan 30harimenulissuratcinta macam salah satu lebel di blogmu, aku berniat diawali pada bulan november, banyak sekali yang pengen aku tulis tapi selalu ketunda karna banyak ini itu. Sampe akhirnya saat aku ga sengaja nongkrongin timeline, muncul acc kakak, pas aku baca ada tweet-tweet tentang proyek 30harimenulissuratcinta. Bukankah ini suatu kebetulan kan Kak' rasanya kaya dikasih jalan , makasih ya Kak'
Seneng banget aku bisa ikutan proyek yang spektrakuler ini.
Aku suka nulis, Aku suka beer, tapi ga sejago k'Theo dengan tulisan-tulisannya yang mengandung bir itu hehehe..
Boleh aku mendengar cerita-cerita Kakak tentang serunya mengajar di kelas Public speaking Mu itu?
Boleh ceritakan padaKu indahnya maluku?
Boleh aku bertemu dengan dunia oranyeeeeeee Mu itu Kak?
K'theo kalo ketemu aku pengen dipeluk kakak Boleh?
oleh @mpe_eva untuk @perempuansore
dimbil dari http://catatankeciltentangdia.blogspot.com/
Kak Boleh aku bercerita sesuatu?
Aku lagi didaerah puncak, seperti biasa disini sangat dingin, dan seperti sore-sore sebelumya yang selalu berkabut. Romantis deh kak' dipeluk kabut tipis :)
Ntar malem, dari sini bisa liat bukit bintang,
Kakak suka liat lampu kota dari kejauhan kan? Ayoooo sini kak' kencan sama aku, kita berbagi secangkir kopi hitam sambil liat lampu kota yang kelap-kelip dari kejauhan. Mereka berbisik dan mereka menari dalam diamnya udara puncak yang dingin. Ah... Kayanya Lebih asik sambil di nyanyiin lagu dari nona ambon manise yang satu ini. Lagu emotions dari Destiny's Child , Boleh juga kak :)
"It's just emotions, taking me over
caught up in sarrow,lost in this song
but if you dont come back, come home to me darlin'
dont you know there's nobody left in this world to hold me tight,, dont you know theres nobody left in this world to kiss goodnight
goodnight, goodnight"
Kak Theo,,
Boleh aku panggil kakak dengan sebutan itu?
Stiap nemuin sore yang manis, aku selalu ingin bercerita sama kakak' tapi baru hari ini , di hari ke 22 aku menyapa kakak.
K'Theo tau, aku pembaca setia blog kakak, aku tadinya pengen bikin tulisan 30harimenulissuratcinta macam salah satu lebel di blogmu, aku berniat diawali pada bulan november, banyak sekali yang pengen aku tulis tapi selalu ketunda karna banyak ini itu. Sampe akhirnya saat aku ga sengaja nongkrongin timeline, muncul acc kakak, pas aku baca ada tweet-tweet tentang proyek 30harimenulissuratcinta. Bukankah ini suatu kebetulan kan Kak' rasanya kaya dikasih jalan , makasih ya Kak'
Seneng banget aku bisa ikutan proyek yang spektrakuler ini.
Aku suka nulis, Aku suka beer, tapi ga sejago k'Theo dengan tulisan-tulisannya yang mengandung bir itu hehehe..
Boleh aku mendengar cerita-cerita Kakak tentang serunya mengajar di kelas Public speaking Mu itu?
Boleh ceritakan padaKu indahnya maluku?
Boleh aku bertemu dengan dunia oranyeeeeeee Mu itu Kak?
K'theo kalo ketemu aku pengen dipeluk kakak Boleh?
oleh @mpe_eva untuk @perempuansore
dimbil dari http://catatankeciltentangdia.blogspot.com/
Cerita Anak Rantau kepada Tuhannya
Maafkan kelancanganku mengirim surat untuk-Mu. Aku tahu, tanpa aku ketikpun Kamu mampu membaca segala-galanya tentangku termasuk ketika saat ini di mana aku merindukan rumahku. Merindu seperti kebanyakan anak perantauan lainnya yang tengah belajar di kota orang.
Aku tahu, Kamu melihat aku. Begitu juga ketika aku menangis. Mungkin Kamu tak inginkan aku bersedih sampai menangis menghadapi segenggam sandungan yang aku sebut masalah. Kamu tahu aku bisa mengatasinya dan tanpa perlu menangis karena Kamu tidak akan pernah –sedetikpun- meninggalkan aku. Tak akan pernah Kamu melepas tanganku seperti yang mereka lakukan kemarin. Dengan segala kerendahan hatiku, aku mengemis perlindungan dari-Mu walau aku tahu, tak perlu aku mengemis karena sebenarnya Kamu Maha Pemurah dan Maha Pemilik. Lindungi aku di setiap langkah yang aku buat dalam tanah rantau ini dan di setiap napas yang aku hembuskan ke udara bebas. Maaf. Ampun. Mohon ampun aku ya Tuhanku. Maaf karena ketika aku merasa rapuh baru aku maju selangkah mendekat pada-Mu. Inilah Kamu, Tuhanku yang menjadi satu-satunya pelarianku ketika hampa. Ketika dunia menjauh, Kamu tetap di sini menemaniku dan mendengar segala keluh dan peluhku.
Tuhanku berilah penerangan di setiap jalan gelapku menuju pintu terang karena Kamulah Maha Pengabul doa dan akulah maha penakut. Di saat getir seperti, hanya kedua orang tuaku yang memenuhi kepalaku. Banyak kekhawatiran di sana. Rindu akan orang tua dan rumah adalah rindu yang begitu mengganggu dan hanya membuatku termangu. Aku selalu berdoa dalam setiap sujudku kepada Kamu yang lebih dekat dari nadiku untuk terus melindungi orang tuaku di saat tanganku tak mampu meraih tangan mereka dan di saat mataku tak bisa menjakau mereka. Tuhanku, berilah kesehatan lahir dan batin untuk mereka agar kelak mereka bisa melihat aku bertoga dan mendengar namaku bergelar. Panjangkanlah umurnya, agak kelak bisa melihat aku dipersunting jodohku. Agar kelak ayahku menjadi waliku di akadku. Tuhanku, bahagiakan mereka. Sisakan dua tempat paling mulia di sisi-Mu untuk mereka. Tuhanku, aku rindu mereka. Aku ingin pulang ke rumah. Sampaikan rinduku ini.
oleh @niaryuniyar
diambil dari http://tatyuniyarti.posterous.com/
Aku tahu, Kamu melihat aku. Begitu juga ketika aku menangis. Mungkin Kamu tak inginkan aku bersedih sampai menangis menghadapi segenggam sandungan yang aku sebut masalah. Kamu tahu aku bisa mengatasinya dan tanpa perlu menangis karena Kamu tidak akan pernah –sedetikpun- meninggalkan aku. Tak akan pernah Kamu melepas tanganku seperti yang mereka lakukan kemarin. Dengan segala kerendahan hatiku, aku mengemis perlindungan dari-Mu walau aku tahu, tak perlu aku mengemis karena sebenarnya Kamu Maha Pemurah dan Maha Pemilik. Lindungi aku di setiap langkah yang aku buat dalam tanah rantau ini dan di setiap napas yang aku hembuskan ke udara bebas. Maaf. Ampun. Mohon ampun aku ya Tuhanku. Maaf karena ketika aku merasa rapuh baru aku maju selangkah mendekat pada-Mu. Inilah Kamu, Tuhanku yang menjadi satu-satunya pelarianku ketika hampa. Ketika dunia menjauh, Kamu tetap di sini menemaniku dan mendengar segala keluh dan peluhku.
Tuhanku berilah penerangan di setiap jalan gelapku menuju pintu terang karena Kamulah Maha Pengabul doa dan akulah maha penakut. Di saat getir seperti, hanya kedua orang tuaku yang memenuhi kepalaku. Banyak kekhawatiran di sana. Rindu akan orang tua dan rumah adalah rindu yang begitu mengganggu dan hanya membuatku termangu. Aku selalu berdoa dalam setiap sujudku kepada Kamu yang lebih dekat dari nadiku untuk terus melindungi orang tuaku di saat tanganku tak mampu meraih tangan mereka dan di saat mataku tak bisa menjakau mereka. Tuhanku, berilah kesehatan lahir dan batin untuk mereka agar kelak mereka bisa melihat aku bertoga dan mendengar namaku bergelar. Panjangkanlah umurnya, agak kelak bisa melihat aku dipersunting jodohku. Agar kelak ayahku menjadi waliku di akadku. Tuhanku, bahagiakan mereka. Sisakan dua tempat paling mulia di sisi-Mu untuk mereka. Tuhanku, aku rindu mereka. Aku ingin pulang ke rumah. Sampaikan rinduku ini.
oleh @niaryuniyar
diambil dari http://tatyuniyarti.posterous.com/
Crush!
Kamu, @SutradaraTop :)
Perbolehkan jari-jariku untuk mengetik rangkaian kalimat yang akan bercerita tentangmu. Sebelumnya, coba kamu bayangkan keadaanku saat ini. Saat aku menulis ini di taman komplek rumahku. Masih pagi. Matahari masih sejuk tak membakar. Sesekali aku berayun. Tanganku masih sibuk dengan blackberry. Dan tiba-tiba suffle dipemutar musik memperdengarkan lagu Crush-nya David Archuleta. Sudah tebayangkan? Sudah bisa mereka-reka?
Dengar, Ky. Aku senang ketika kamu, menanggapi mentionku yg awalnya tak begitu penting. Berlanjut ke beberapa mention yang berakhir ketika kamu follow aku dan mendaratkan sebuah pesan di DM-ku. Kamu curhat!! x)))) HAHAHA
Aku mengagumimu atas kamu yg selalu mengatakan sesuatu tepat tanpa embel-embel. Simple just the you are. Timelinemu menunjukkan kalau kamu selalu merindu. Tapi sayang, untuk mengungkap rindu itu saja kamu gak bisa *pukpuk Rizky*
Aku mencintai tuturmu. Kamu baik. Setiap kamu bertutur lagi, aku ingin saja selalu menghadiahimu ribu-ribuan peluk. Melemparimu dengan milyaran senyum. Eh tapi, is it real or just another crush?? Ya tentu jawabannya, crush!
Untuk bertemu kamu saja, ah!! Tuhan memberi bentangan jarak. Lain lagi dengan posisiku sbg mahasiswi semester 4 yang menuntut waktu lebih banyak. Lalu, ku kembalikan pertanyaanmu, kapan ke Medan, Ky? =))
Rizky, jangan pernah menjadi hujan ya.. Aku tak suka bahkan disaat-saat tertentu bisa saja membencinya. Hujan berteman baik dengan petir yg menulikan aku. Aku takut petir. Menjadi pelangi saja. Pelangi yang tak biasa. Pelangi yang tak lagi berbentuk n tetapi u. Hehe..
Terakhir, aku menyukai caramu mencintai. Itu luar biasa! kamu mampu mengendapkan tetes-tetes rindu hanya untuk menunggu dia sendiri. Andai itu….untuk ku. Kyaaaaaa!!! *selfkeplak*
Eh bagaimana dengan valentine nanti? *keplak lagi*
oleh @omaafox untuk @SutradaraTop
diambil dari http://omaafranita.tumblr.com/
05 February 2012
Aku Cinta Kamu dan Dia.
Untuk kamu,
Yang selalu menjadi oksigen di hidupku,
Yang selalu menjadi denyut di nadiku,
Yang selalu menjadi impuls di sarafku,
Yang selalu menjadi bagian vital dariku..
Untuk dia,
Yang mungkin membuatku cemburu,
Yang selalu mendapat perhatianmu,
Yang selalu membuatmu tersenyum,
Aku memang bukanlah pujangga yang pandai menyulam kata-kata indah menjadi selimut yang menghangatkan
Namun aku ingin menyampaikan rasa hangat dalam dada ini,
Rasa yang selalu kurasa setiap saat,
Rasa yang selalu membesar setiap detiknya,
Rasa cinta.
Untuk kamu,
Tak terasa kita telah menjalin janji suci untuk 365 hari lamanya,
dalam suka dan duka kita berdua.
Maafkan aku jika belum dapat menjadi suami yang baik dan kau idamkan,
Ku kan terus berusaha dan belajar.
Terimakasih atas segala cinta yang kau siramkan ke aku,
Biarkanlah aku tenggelam di dalamnya.
Untuk dia,
Yang menjadi bukti cinta kita, yang menjadi tujuan hidup kita.
Yang menjadi kebanggaan kita, yang menjadi darah daging kita.
Aku cinta kamu dan dia.
- AP
dikirim oleh @AnakPetir untuk @TwittyMochi di http://kesamberpetir.wordpress.com/2012/02/05/aku-cinta-kamu-dan-dia/
Hey Kila
Hey kila,
Gimana kalo id twitter kamu diganti aja jadi @heycinta ? biar gimana-gituh kalo aku nyapa di twitter. Eh, Tapi.. repot ke akunya juga sih kalo nanti ada cowo lain yg mention kamu terus aku baca. Hmm... Jangan jadi deh, udah aja tetep @heykila hehe.
Ini pertama kalinya aku bikin surat cinta buat pacar, rada bingung mau nulis apa. Tapi yang jelas, ada beberapa hal yang mau aku bilang ke kamu...
Terima kasih untuk selama ini. cerita lucu, cerita haru, canda, tawa dan sedikit sisipan tangis, yang gak kerasa semakin membuat kita saling mengenal satu sama lain. Senang rasanya masih bisa membuatmu tersenyum bahkan sampai tertawa terbhahak-bhahak. Satu yang selalu ingin aku lakukan: membuat wajahmu ber-emoticon titik dua kurung tutup, dan memberimu titik dua bintang.
Jangan bosan mencintaiku, Aku sayang kamu.
Dari aku, yang mencintaimu saat online maupun offline. Bahtiar.
dikirim oleh @sehingga untuk @heykila
Subscribe to:
Posts (Atom)