29 January 2012

Nasi, Tahu, Tempe

Dear mum,
Nasi, tahu, tempe. Kalau ketiga menu itu ada di meja rasanya cukup untuk memulai sesi makan pagi, siang, malam, atau disela-sela waktu itu.
Rasa tempe goreng panas yang asin gurih daan terkadang renyah dengan tambahan sambal dan nasi panas, coba bayangkan rasanya. Atau kalau kepepet dibuat sambal tempe, cukup dengan tempe goreng dan cabi rawit diulek..mmmmm..sedap!
Tahu gak kalah nikmatnya, dimakan panas, dengan sambal, atau dengan sambal kecap. Terutama sambal kecap ala mama, taruhlah tomat, cabe, dan potongan bawang yang bercampur kecap itu diatas tahu dan hap! Makanlah..sedap!
Semuanya lengkap dengan adanya nasi. Nasi putih biasa, uduk, goreng, apapun jenisnya rasanya pasti pas dan enak! Ini panganan Indonesiaku, salah satu dari panganan Indonesia yang beragam!
Oh betapa aku cinta dengan hidangan Indonesia yang sederhana ini! Tangan mamaku yang penuh cinta mengenalkanku dengan panganan nikmat ini. Love u so much mum! Masakin lagi dong ma? :D

oleh:  @ssujono
diambil dari: http://sulaimansujono.wordpress.com

28 January 2012

Surat Kaleng untuk @Dear_Connie

Halo Connie,

Dengan ini kusampaikan sebuah surat cinta untukmu. Melalui surat ini, aku hendak menyampaikan beberapa hal yang kudapat selama mengenalmu.

Awalnya, kita bertemu di Piknik Asik pertama di Ragunan. Dirimu begitu lucu dengan kelatahanmu. Kemudian perkenalan berlanjut ketika makan siang, dirimu bergabung makan siang. Cukup aneh sih karena dirimu dengan begitu saja sok akrab sebagai orang baru. Namun kekocakanmu dengan latahmu itu membuatku jatuh hati untuk menempel terus denganmu.

Harihari selanjutnya, kita sering bertemu di malammalam galau bersama gank Bintaro. Meskipun rumah kami jauh, entah mengapa kami selalu dengan senang hati mendatangimu yang apabila ketemuan hanya mau di Bintaro. Tapi malammalam bersamamu selalu menyenangkan. Selalu fun meski galau. Di situlah kami menyebut dirimu Emak dan aku bahagia menyebutmu demikian.

Emang yang baik,

Aku mau berterima kasih karena dirimu sangat peduli padaku. Terutama di masamasa hatiku remuk beberapa bulan lalu. Dirimu tahu betul apa yang aku rasa dan memberi banyak masukan berharga buatku. Pengalamanpengalaman hidupmu membuat segala pesan darimu menjadi real.

Aku ingat betul hari di mana diriku tidak kuasa lagi menahan ras benci terhadap mantanku. Aku hanya bisa meneleponmu. Kita hampir satu jam berbicara. Meski benci aku memang susah sekali beralih dari si mantan itu. Aku menghindar dari beberapa orang yang mendekat karena merasa diriku belum move on dan takut itu menjadi pelarian. Lalu dirimu bilang, "gapapalah kalau ada pelarian. kadang kita butuh jembatan". Omonganmu itu jadi bahan tulisan di blogku loh akhirnya.

Emak sayang,

Terima kasih yah selalu menjadi orang yang aku merasa selalu diperhatikan. Meski kita jarang bertemu. Aku sayang Emak.

Dari anakmu

surat kaleng untuk @purnomou

surat musim tak ingin patah hati


Kepada @purnomou

Kamu, aku tidak mau basa-basi.
Kamu, adakah orang lain yang bukan muhrimmu mengkhawatirkanmu berlebihan seperti aku?
Atau, adakah orang lain yang bukan muhrimmu kamu khawatirkan berlebihan seperti yang kulakukan?
Adakah kamu sedang menuju seseorang?
Adakah kamu akan memasang penghalang jika kukatakan aku ingin menujumu?
Aku ingin mengetuk pintu hatimu-ingin masuk-tapi aku takut yang membukanya bukan senyummu melainkan lukaku.
Kuharap kamu menjawab surat ini di tempat dimana aku bisa membacanya. Ohya, doaku selalu, semoga kamu berbahagia kapan saja dimana saja. Eh kalau surat ini mengganggu konsentrasi ujianmu, abaikan saja. Kutunggu setelah ujian. 

-di tengah tanda tanyamu, aku menunggu

Surat Kaleng untuk @tdsamudra

Kepada : @tdsamudra
Title:  You're my everything

Dear Samudra,
Kamu adalah seorang laki-laki yang baik,pengertian,perhatian,lembut,disiplin,sabar,pintar,,buatku kamu itu hampir sempurna.. kamu selembut wanita dan sekuat pria.. kamu seorang sahabat,kakak,ibu,ayah,teman sejati,soulmate,abang,pacar dan juga adik bagiku.. You're my everything..

Walau kita tidak bisa memiliki satu sama lain at least kita masih bisa menjadi kakak dan adik sampai saat ini.. Walau kadang aku berpikir seharusnya kita ini pacaran,ah,tapi mana mungkin itu terjadi kamu kan milik orang lain..dan mana mungkin kamu mau tinggalkan dia hanya untukku berapa tahun kamu sudah bersamanya? aku tidak tau. Yang aku tau kita sudah hampir 2 tahun mengenal satu sama lain dan yang kita rasakan itu sangat aneh walau kita baru mengenal satu sama lain untuk hampir 2 tahun tapi kita sudah merasa kenal untuk bertahun-tahun lamanya..
Kamu dan aku itu sangat beda,tapi kita selalu bisa mengatasi perbedaan itu.. kalau kita berantem kita hanya tidak berbicara dengan satu sama lain dan akhirnya juga pasti kita berbicara lagi karena rasa rindu terlalu mecekram ke dalam hati,melukai hati kita masing-masing.. Aku tidak peduli dengan semua pendapatan orang-orang tentang mu.. Karena bagiku kamu itu sangat berarti :*

ILoveyousomuch:* I hope we'll never ever fall apart :*

surat kaleng untuk @Risyemarliana


“Pengakuan”
Teruntuk @Risyemarliana

Selamat Senja..

Ini sore yang kesekian kalinya, yang pada akhirnya benar-benar membuatku berani (setidaknya mengungkap meski hanya lewat tulisan) untuk mengatakan bahwa ada rasa yang hidup di dalam dada ini, milikku. Entah sejak kapan debar menjadi milikmu. Ketika rindu pun akhirnya ikut mengiyakan, bahwa kau lebih dari sekedar biasa.
Belajar dari pagi, yang mengirimkan embun, tak habis meski menguap di siang oleh terik matahari. Pun, ketika mengenalmu, sadar ketika mengingatmu membuat sesak. Aku seperti hilang nafas. Terhenti.

Aku hanya ingin mengenalmu. Lewat tulisan ini, kau harus tau, rindu adalah kata yang tak pernah lepas ketika mengingat namamu. Selalu dan selalu,, aku mencarimu di tiap timbunan linimasa yang berkeliaran mengungkap rasa. Ada saja kecewa saat kau tak menyapa. Seringnya aku cemburu, waktu melihatmu menyapa lain yang bukan aku. Sungguh, kalau bisa, kudatangi mereka satu persatu dan memintanya diam kepadamu. Kau harus menjadi milikku. Rindu ini terlalu gebu.

Namamu, tidak, tak kujadikan judul dibukuku. Sebab sudah lebih dulu kupilih rindu di sampul pembungkusnya. Kau tak apa, kan? Nanti, ketika buku itu telah terbit, kau akan kuberi satu. Supaya kau tau dan mungkin akan yakin, jika rindu yang milikku ini adalah untukmu. Rindu saja, ya.

Aku mencintaimu, sesungguhnya. Hanya saja, pernah kuceritakan di salah satu surat milikku, ada hal yang tak mungkin kudobrak semauku. Ini keputusanku. Bahwa pada akhirnya aku tak memilihmu menjadi cinta. Terlalu berat saat harus menjauh dan membiarkanmu pergi. Kita adalah anak-anak cinta, yang pada akhirnya harus mengalah pada apa yang telah ada. Keyakinan kita misalnya.

Bukan, bukan maksudku untuk tak menerima apa yang telah kau yakini. Hanya saja, birokrasi keluargaku terlalu rumit untuk dapat menerima. Semuanya, aku masih bergantung pada keluarga. Mereka adalah nafas yang membuatku tetap hidup. Maka aku memilih diam kepada mereka. Tak mendobrak, tak memberontak.

Tuhan kita satu, keyakinanmu-keyakinanku adalah dua yang pada akhirnya membuat kita nampak tak menyatu. Aku ini pengecut? YA!!! Berlari keluar untuk mendapatkanmu saja tak berani. Kita hanya berbeda keyakinan. Itu saja menurutku, dan hanya itu yang pada akhirnya membuatku diam. Bungkam.

Maaf, sampai pada titik rindu pada akhirnya aku bertekuk lutut. Mengalah. Menunduk dan berpaling dalam dada yang beramarah. Aku marah. Aku pernah menangis saat memutuskan pergi dan hanya menetapkanmu sebagai rindu, bukan cinta yang nyata. Aku lebih memilih ditampar oleh tanganmu daripada ditambar kekalahan tanpa perang ini.
Cukup saja sampai di sini. Sungguh aku mencintaimu.

Maaf untuk ketidakberanianku.. kamu, jaga diri ya.. rindu selalu mendoakanmu
Salam..
Tuhan memberkati

Surat Kaleng untuk @JeannetteSJ

HALO
Untuk @JeannetteSJ, yang namanya selalu dipakai soleh untuk meledek gue

Apa kabar?? Ciee sibuk nih mentang-mentang udah punya cowok??? LOL
Karena ini surat kaleng, jadi gue nulis singkat aja yeee…

Terima kasih udah mau kenal sama gue, udah mau berbagi cerita sama gue, dan udah mau jadi objek yang pernah gue gombalin.. haha
Yah semoga aja kamu bahagia sama si dia, kalo misalnya enggak, apa perlu gue yang bahagiain? *maunya*
Itu aja sih yang mau gue kasih tau ke kamu, karena.. well sekarang kamu lagi ada yang punya jadinya gue gak bisa ngomong banyak-banyak karena gue bukan tipe orang yang bakal ngerusak sesuatu yang udah bahagia. *kalo misalnya enggak bahagia mungkin lain lagi urusannya*

Boleh gue kasih sedikit tulisan yang emang isinya sedikit gak??
Kamu tahu kenapa rumput bergoyang?
Apakah karena dia ingin?
Atau karena tertiup angin?

Aku tidak tahu kenapa
Yang kutahu hanya aku mencintaimu
Mencintai setiap tatapan matamu..

Kamu tahu kenapa air mengalir?
Itupun aku tidak tahu
Dan lagi yang kutahu hanya mengagumi dirimu..

Kadang Tuhan memang tidak adil dalam menciptakan manusia
Karena ada kamu ,
Contoh dari ketidakadilan itu..

Sebenarnya banyak yang ingin kupertanyakan
Tetapi akhirnya pasti hanya kamu jawabannya
Dan kamu akan bosan dengan kata cinta dariku
JJJ

Terima kasih,
Salam hangat sang mentari,


Dariku yang mencintaimu… ♥♥♥


Surat Kaleng untuk @satrio_aribowo

surat kaleng (cinta) part1. Untuk si gendut berbulu banyak @satrio_aribowo

mmm, aku tebak ya. Pasti sekarang kamu baca surat aku sambil garuk-garuk. Aku kdg suka heran, kenapa tiap kita skypean kamu hobinya garuk2 ya? Padahal ngakunya udh mandi *emote muka bingung

pasti heran knapa aku ngirim surat kaleng,
iseng aja sih sebenernya, biar unyu' aja kesannya, kamu bacanya jgn sampe terharu ya ndut :p

1. [Caro]
Aku berterimakasih bgt sama aplikasi satu ini.
Game yg ngebuat kamu keliatan "ikan bin cupu" krn kalah terus dr aku! Sekaligus yg buat kita mkn deket.
Btw, km tau knapa akhir2 ini aku kalah terus klo battle sm km?
Krn sekarang aku mainnya pake hati ndut, hati yg sayang sama kamu #eeeaaa.
Itung2 aku nyenengin kmu deh ya, krn bisa ngalahin aku.
Jd klo nanti2 kmu mulai kalah2 lagi dr aku, itu tandanya aku udh ga syg lg ya sama kamu :p


2.Skype
mgkn di awal2 kita terlalu maruk kali ya ndut, tiap saat skype an, jd sekarang begini deh.
honestly, I really miss the moment. Ngeliat kamu tiap saat garuk sana garuk sini.
nontonin kamu joget2 pesut, liat muka kesel km setiap aku ga mau gantian joget, atau ngeliat kamu ngupil pake kaki krn kalah main [caro] sama aku.

Hoaaah, I miss you badly ndut. especially to watch your stupid face when you sleep :p


3. stranger
kenapa bisa jadi ngerasa asing,
kenapa gak nyari aku?
kenapa ikut2an diem dan gak ada kabar?
kenapa cuma bbm waktu aku ultah? bahkan yg skypein aku, nyanyiin happy bday itu  org lain loh ndut.
aku maunya kamu :(

iyah, aku kecewa bgt wkt itu, kecewa sm kmu yg ga berusaha nanya gimana hari2 aku, gimana kabar skripsi aku, proses prasidang aku.
Aku gak maksa kamu ada disini kok, aku cma mau kmu dengerin semua keluh kesah aku, bukan malah diem2in aku juga. Susahkah? :(


4. jarak!
iya aku tau, jkrt-mdn itu cuma 2 jam naik pesawat.
iya aku tau, jarak ga bisa dijadiin alesan utk ngejauhin kita.
iya aku tau, childish bgt nyuruh2 km nyari cewe lain yg deket, pdhal aku gak tau deh bisa ikhlas atw engga klo itu bener2 kejadian.

pokoknya, kamu ga boleh nyerah sama jarak ya ndut!!
ga boleh!!


itu dulu deh buat minggu ini, aku lagi konsen buat #tweetwar sma km nih!!
tungguin lg surat kaleng (cinta) aku minggu dpn yak :p


Ps:
genduuut!!
besok udh weekend.
kamu gak boleh nyebelin dgn tiba2 ngilang, trus sok sibuk pergi kesana kemari jd ga sempet bls bbm atw skypean sama aku ya!!
your mine!! :p

Surat Kaleng untuk @argadinar7

 To : @argadinar7 (raditya arga dinar)
 
Hai.. Apa kabar?
Baik? Atau dengan kaki satu seperti yg sering kamu ucapkan dulu..
"kalau aku selingkuh, aku kecelakaan! Kakiku pincang!"
hahaha

hm..sudahlah, semua itu sudah dibungkus di dalam kotak..
Kotak kelam..
Bernama kenangan..
Kamu, pria yg pernah aku sayangi..dulu(mungkin sampai kini)
kamu, pria yg pernah menemani seribu malamku..

Iya. Aku adlh satu dari puluhan "pernah wanitamu"
bedanya, aku brtahun2 dgmu..
Bedanya, aku mungkin yg paling terluka.. Kamu pergi begitu saja..
Tanpa selamat tinggal, tanpa kata perpisahan, tanpa ada alasan..
Hanya dg satu kata.. "jarak"..
Iya, jarak..
Jarak..
Jarak..
Aku selalu mengulang kata2 itu, ketika rindu menggelayuti hariku..
sampai kata itu tidak ada artinya..

Apa yg salah dg jarak?
Tidak ada..
Yg salah, hanyalah kita..
Kita saling curiga..
Kita saling tidak percaya..

880km..
Aku di ibu kota, kamu di timur pulau jawa..

Pertama, kita mengacuhkan jarak itu..
Tapi apa?
Nyatanya kamu mengingkari janji itu, dan berdua dg yg lainya..

Hm..ah,sudahlah..
Cerita itu memang sudah usang..
Seperti janji kamu..

Waktu itu, aku tidak bisa memaafkanmu yg trnyata disana membuka cerita baru yg aku tidak pernah tahu..

Aku sangat amat terluka, aku menutup pintu hatiku, untuk yg lainya..dan tentu saja kamu..

Namun, perlahan aku mulai sembuh.. Tentu saja dg waktu..

Walaupun kadang kenangan itu datang, menghantuiku, menggelayutiku dan meminta dg paksa untuk mengenangmu..kembali..

Aku sulit melupakan pria yg pertama kali menggenggam tanganku..
Pria yg pertama kali mendekati keluargaku..
Pria yg pertama kali menemani hari2ku..
Dan, pria yg pertama kali menciumku..

Hm.. Sudahlah, akupun sudah mulai menjamah menjadi dewasa sekarang.. Aku mulai merelakanmu..
Aku perlahan mulai memaafkanmu..
Aku perlahan mulai mencoba mengerti dg kata "jarak" itu..
Selamat bahagia.. Dg wanita barumu..

Selamat bahagia.. Dg wanita barumu..

Surat Kaleng untuk @SHiAhid

Dear @SHiAhid

You

You make me feel so fine
You are my peace of mind
You make the world go round
Because you are my sunshine

Everytime I close my eyes,
Everywhere I go,
Every second and every minute
I can't stop calling your name
And I don't know why?

Now I can see that everything is new
And that's why I've fallen in love with you

Surat Kaleng untuk @rioputra_a

Hai @rioputra_a,

Entah bagaimana ini bisa sampai padamu. Yang jelas, cukup lama juga kamu bertahan dan menggelayut di sela-sela hidupku yang terus berjalan. Di halaman-halaman yang tak pernah kupikirkan namamu akan hadir. Serta di sela-sela yang mana memang dengan segenap tenaga aku menginginkamu berada di dalamnya. Cukup lama.

Kadang kamu hadir begitu saja. Saat aku tak lagi mengingat cara mengeja namamu dengan benar. Ada masa-masa kamu seakan-akan melompat dari layar komputerku. Menghantarkan sosok yang tak bisa hilang dari benakku walau aku tak lagi berusaha mengingatnya. Ada masa-masa aku pun kadang ingin menyusut masuk ke dalam speaker telepon, menyublim dalam udara yang menghantarkan suaraku ke telingamu. Kemudian mengada di hadapanmu. Ada masa-masa, aku mengalahkan jarak, mencari-cari alasan, hanya untuk sekedar menghilangkan entah apa yang menyesakanku. 

Ada masa-masa aku merindukanmu. Ada pula masa-masa aku merindukan hari-hari tanpa merindukanmu. Masa-masa itu pernah ada. 

Semesta punya cara sendiri untuk ikut campur dalam hidup kita. Aku telah membutuskan menyimpanmu di sela-sela buku harian yang ku simpan baik-baik dalam peti yang ku kunci rapat-rapat. Entah bagaimana, kamu tiba-tiba hadir menyapaku. Semesta mengantarkanmu kembali. Memaksamu keluar dari sela-sela hidup yang kusimpan rapat. Kusimpan. Bukan kulupakan. Tidak akan kulupakan. Karena kamu terlalu mengesalkan untuk dilupakan. 

Kamu datang membawa kelegaan. Atas kehidupan yang telah sama-sama mengalir. Bersama hati dan hati yang memilih kita. Kamu akan menjadi bagian terlucu yang ada dalam kehidupanku. Warna tegas yang memberi cerita dalam pelangi yang membuat hidupku begitu terasa sempurna. Kamu memang utusan semesta yang selalu berjalan dengan caranya sendiri. 

Semesta selalu tahu waktu yang tepat untuk mengirimmu kembali padaku. Walau hanya untuk sekedar sapa. Untuk tawa-tawa yang selalu hadir beserta rasa kesal karena kamu memang mengesalkan. Untuk senyum simpul karena ada hal-hal yang dengan tepat kamu terka.

Kini, kamu membaca ini. Dan kita akan melaju pada kapal kita masing-masing. Yang akan saling menyapa bila semesta mempertemukan kita. 
Melajulah, 
Karena kita tak tahu, kapan ini akan berujung.

Sahabatmu yang baik,
Aku