22 January 2012

Tuhan Tau, Tapi Menunggu.

Teruntuk Yussi Kekasihku.
Hai, apa kabar kau disana? Baik-Baik saja? Kabarku, akan selalu baik selama kau pun ada dalam keadaan baik. Percayalah, itu bukan klise.
Terakhir aku menulis surat beberapa hari lalu. Kesibukanku seharusnya bukan menjadi alasan untuk tidak memberikanmu kabar. Maaf sayang, aku hanya lelah dengan semua pekerjaan disini. Semoga kau tak marah.
Apa yang ku lakukan disini selama beberapa hari, nanti akan aku ceritakan di surat setelah ini. Sekarang, aku benar-benar harus melanjutkan pekerjaanku. Namun percayalah, tak sedetikpun aku melupakanmu yang menungguku disana. Justru karena mengingatmu, ku lakukan semua pekerjaan dengan secepat mungkin, agar nanti ada waktu bagi kita untuk melepas rindu.
Aku disini, kau masih disana. Semoga kau belum menyerah menghadapi kenyataan ini. Kenyataan bahwa kita tak bisa saling berpeluk erat saat semua hanya memberi penat, yang saat lelah selalu ada sosok nyata penyemangat untuk tidak menyerah.
Ku sudahi dulu suratku.
Masih salam rindu dari kekasihmu yang jauh.
Ami.

oleh @_FHMY

No comments:

Post a Comment