20 January 2012

Setelah sebelumnya tak kau balas Aisya Firmananda

Dek...kamu kesal sama Mas Bayu? Oh tidak, mungkin saja kamu sedang sibuk dengan segala persiapan sidang merujuk restu dari istri Mas Dedekmu. Atau mungkin sekarang kamu sudah mengurus segala keperluan pernikahanmu? Telpon, sms, bbm dari Mas sudah kamu abaikan, minggu lalu kamu pulang ke sini bahkan tidak ada waktu untuk menemui Mas, oh iya kamu pulang bersama Mas Dedekmu  meminta restu dari Ibu dan Bapak kan ya? Ah lebih baik mas tau kalau kamu memang marah sama Mas, seperti biasanya kamu akan mengomel ditelpon karena Mas terlalu “apa saja” yang menurutmu tidak pas. Kali ini kenapa kamu diam saja dek??? Bukannya kamu paling tau kalau Mas paling menderita kalau kamu mendiamkan Mas seperti ini, hah!!! Terserah lah.

Semalam Ibu menelpon mas sambil menangis, pasti kamu tau itu. Kata Ibu dia juga sambil menangis ketika mengatakan “tidak setuju” kepadamu waktu itu. Ah dek...kamu memang keras kepala, kalau terhadap Mas saja, Mas menerima tapi ini sama Ibu, dulu katamu tidak akan pernah menyakiti Ibu, ini sekarang apa????

Mas juga ga ngerti selama ini Mas bertahan menjadi “sahabat” kamu meski mas sering sakit ketika kamu menceritakan kehidupan cintamu, ah lihatlah mas meracau, mas melakukan hal yang mas paling tidak suka.

Jangan hanya karena hasratmu ingin bersama kekasihmu, kamu dibutakan hingga tidak memandang sekeliling.

Salam
Mas Bayu
----------------------------------------------------




oleh @miftachaliq

diambil dari http://miftachaliq.blogspot.com/

No comments:

Post a Comment