04 February 2012

Surat Kaleng untuk @samandayu

Untuk Kamu, Samandayu

Dear @samandayu ,
Kau tahu, kenapa jatuh harus disebutkan dulu sebelum cinta? Kenapa kedua kata yang begitu antagonis itu bisa berubah menjadi sebuah kalimat yang sangat indah? Jatuh cinta. Sebuah kata yang mampu memabukan remaja bahkan orang tua macam kakek nenekku?

Jangan tanya balik aku, karena aku sendiri juga tak tahu. Dayu, pertama aku mengenalmu karena tulisan-tulisanmu. Aku tersihir oleh setiap kata yang tertuang dari jemarimu.
Kau tahu Dayu, aku bukanlah gadis yang mudah jatuh cinta. Entahlah, kadang aku merasa aneh dengan diriku sendiri. Mungkin pubertasku telat. Aku jatuh cinta saat usiaku 19 tahun! Bukankah itu sangat aneh?

Tapi, disini aku takkan membahas soal ke-abnormalan diriku ini. Melalui surat kaleng ini, aku hanya ingin kamu tahu, bahwa ada seorang gadis yang mencintaimu. Seorang gadis yang diam-diam mendoakanmu di setiap munajahnya. Seorang gadis yang diam-diam tersenyum melihat fotomu yang ada, entah itu di twitter atau di blogmu. Seorang gadis yang diam-diam menunggu dan diam-diam mengharapkanmu.

Kau, dengan matamu membawaku ke langit biru
Menyibak keraguan, kebimbangan, dan kekosongan hati
Kau, dengan jemarimu membawaku ke mimpiku
Melawan ketakutan dan membawa harapan
Aku ingin ‘kau’ untuk setiap waktu berada di sini, di hatiku

Aku tahu kamu lulusan sastra, jadi jangan menertawakan puisiku. Aku memang awam, sangat sangat awam dengan puisi. Tapi, ini demi hatiku karena terus bergejolak ingin memuntahkan perasaannya, maka kutulis puisi itu.

Ah Dayu, semoga surat ini tidak membuatmu menjadi setampan ‘Andi Lau’ (antara dilemma dan galau). Aku suka SAMANDAYU.

Dari gadis bodoh yang mencintaimu,
p.s : aku lebih suka memanggilmu Dayu, but Saman is not bad at all :P

3 comments:

  1. Cieeee.... ada penggemar nih...
    aku lewat ya/..... *ngikik*

    ReplyDelete
  2. Kayaknya ane tau ini surat kaleng pengirimnya siapa. Hahahaha XD

    ReplyDelete