19 January 2012

surat cinta untuk si pengantar surat cinta

dear hari yang bertema,
Selebtwit ya hari ini....
Semenjak mengenal twitter persepsiku tentang selebriti berubah. Aku yang dahulu mengikuti akun para selebriti papan atas di negri ini kini tak lagi menganggap mereka selebriti. Mereka mengecewakan, karna tak seperti yang aku pikirkan, setidaknya itu yang aku nilai dari twitternya. Oke, memang tak baik untuk menilai seseorang hanya dari twitternya saja. Tapi darimana lagi aku bisa mengetahui selebriti secara dekat selain di twitter ini. Infotainment? ah, terlalu banyak bumbu, bikin enek. Twit merekalah yang bisa menjadi info paling nyata yang bisa kuperoleh, yaa kecuali kalo mereka membuat pencitraan di akunnya. Karena itulah, kini aku tidak lagi menjadi pengikut para selebriti. Tapi aku menemukan orang orang baru yang sangat pantas untuk diperbincangkan dan di-follow tentunya. Twit menarik yang mereka "kicau"kan begitu sayang untuk dilewatkan. Bukan hanya informasi, tapi ocehan ocehan mereka yang entah itu gosip, entah itu curcol, dari hati atau hanya sekedar pencitraan sungguh membuatku betah berlama-lama untuk memelototi lini masa. Dan aku, beserta ribuan follower lain juga pasti setuju bahwa mereka layak dianggap sebagai selebriti. Menjadi selebriti karena nge-twit. Selebtwit. Karena berdasarkan twitnya, mereka menarik dan inspiratif tentunya.
Dan ini yang membuatku bingung hari ini, selebtwit yang aku sukai ada banyak. Dan yang aku kirimi surat cinta juga tentu sangat banyak. Tidak mungkin aku bisa menulis surat yang begitu banyak. Bukan, bukan karena lelah atau tidak punya waktu. Tapi aku malu menitipkan surat cinta yang begitu banyak. Pak pos akan tertawa, atau bahkan mengernyitkan dahinya melihat begitu banyak surat wangi beramplop merah jambu yang kukirim. Bisa bisa aku dibilang playgirl, atau ganjen sih lebih tepatnya. Cih! Sorry mayori strawberry deh. 
Aku mengagumi @rahneputri yang manis dan puitis. Dan @zarryhendrik tentunya, si belagu narsis yang tampaknya sudah punya pacar sekarang dan pastinya banyak mendapat surat hari ini, hih! biarkan saja ia  hening sendiri membaca tumpukan surat itu. Aku menggemari @muhadkly, seorang pacar yang setia dengan tiang listriknya. Tapi tak apa, asalkan tiang listrik kuning belum melengkung aku masih boleh kok menyukainya #lanjutmarutkelapa. Aku mengamati @jonathanend si penyalahguna tagar yang gokil. Ingin kutulis surat untuknya agar ia tetap mempertahankan gelar #lemburunite dan kuceritakan tentang pekerjaanku yang tidak mengenal kata lembur dengan penuh rasa sombong kepadanya. Selebtwit berikutnya adalah @omabdi, di setiap ia muncul di timeline-ku aku selalu nyengir (terkikik malah), ia penyeletuk yang lucu. entah darimana si gendut ini mendapatkan bakat kocaknya itu, pacarnya pasti beruntung karena selalu terhibur setiap berada di dekatnya. Berikutnya, @shitlicious penulis cerdas yang skripsinya tak kunjung selesai. Ia spontan dan lucu. Aku sangat menyukainya. Dan tentu masih banyak selebtwit yang aku cintai TL-nya dan tidak bisa ku sebutkan satu-persatu.
Dan itulah yang membuatku bimbang hari ini. Aku labil menyangkut selebtwit, bahkan lebih labil daripada abege yang baru mengenal fesbuk. hummm tapi aku harus konsisten. Aku tidak mau menjadi tidak spesial karena mengirim ke banyak orang. Surat cinta itu spesial dan harus diberikan kepada orang yang spesial pula. Harus pilih dengan tepat dan konsisten dengan hatiku tentunya. Eh, ngomong-ngomong soal konsisten, ada satu akun yang belum kusebut. Akun paling konsisten yang pernah kubaca. Akun terunik yang pernah ku follow. Akun tanpa huruf besar satu karakterpun. Ya itu kamu @hurufkecil. Pak pos cintaku. 
Baru kusadari, belakangan ini kamu yang selalu menjadi pusat perhatianku saat aku sign in twitter ku. Bahkan tujuanku online, kurasa. Aku harus berterima kasih kepadamu karna kau telah menyampaikan perasaan ku kepadanya. Hatiku kini bebas karena rasa-rasa yang terpendam itu tersalurkan. Dan itu semenjak ada kamu pak pos cintaku. Kamu tau, sekarang bunyi "kring-kring pak pos" adalah bunyi paling menarik yang selalu membuat hatiku berbunga. Seandainya ada ringtone-nya, aku mau satu ;p. Aku selalu deg-degan menunggu pemberitahuan bahwa suratku telah masuk di favoritmu dan melonjak lonjaklah aku saat kamu RT suratku itu. Apalagi jika @poscinta, tempat kerjamu itu telah memberitahu bahwa suratku telah sampai, bahagialah aku. ingin sesekali rasanya ku ajak kamu ngopi ngopi sebentar di teras rumahku sambil bercerita, tapi kamu terlalu sibuk dan aku tak mau suratku terlambat sampai, hahaha...
@hurufkecil pak pos cintaku, lelahkah kau mengantar surat? Aku rasa tidak, karena kamu mencintai pekerjaanmu kan? Tapi sudahkah kau mengirim surat cintamu ke orang yang kamu cinta? Jangan hanya hubungan cinta orang lain saja yang kau perantarai. Tapi cintamu jugalah. Aku tidak mau hatimu diam-diam kelelahan karena cintamu tidak ada yang menyampaikan. Sini, biar kubantu. Tapi kupinjam sepedamu ya. Aku penasaran, orang seperti apa yang dicintai oleh si pengantar surat cintaku ini.         
Pak pos cintaku, bolehkan aku menulis untukmu. Biar saja kau me RT pujian, hari ini. Toh teman-temanmu tidak akan meledekmu karena kamu pantas untuk itu. Dan dengan malu-malu plus norak akan kukatakan ini dengan huruf besar padamu @hurufkecil  bahwa I HEART YOU PAK POS CINTAKU.  
Salam hangat penuh terima kasih, si pengirim surat yang tak pernah bosan menulis surat dan merepotkanmu setiap hari...
ps: jangan lelah mengantar suratku ya ;p
 

No comments:

Post a Comment