19 January 2012

Anak Jalan Yang Baik Hati

Dani,

Aku sangat senang dan bahagia mengenal dirimu. Keindahan  dalam hidupku  bisa mengetahui siapa dirimu, dan anugerah terindah bagiku dapat mengenal dirimu.

Aku banyak mengenal arti ketulusan, cinta dan berbagi dari mu. Kau banyak sekali mengajarkan arti hidup yang sebenarnya. Yang tidak pernah diajarkan di sekolah.

Awalnya, aku mengira kamu dan teman-temanmu di lampu merah itu adalah gerombolan anak nakal berpakaian kotor nan kumuh. Namun ku mulai mengetahui, walau kau seperti tersingkirkan dari masyarakat kota. Kau tetap berjuang untuk mengais rezeki yang halal. Aku kagum kau mampu bertahan untuk tetap berjuang.

Daripada Koruptor yang berpakaian rapi namun rezeki yang ia dapatkan hasil dari cara yang haram, kau lebih bening dengan balutan kain lusuh itu. Wajahmu yang  kotor karena debu itu bukti perjuanganmu untuk tetap berjuang hidup. Wajah kotor itu seperti topeng yang menutupi kebaikan hatimu.

Terima kasih, Aku diperbolehkan mengenal dirimu. Aku janji tidak akan kabur dari rumah lagi. Aku akan mengerti kesibukan orang tuaku yang sebenarnya mereka memperhatikan aku. Ku sisipkan beberapa uang tabunganku agar kau bisa kembali bersekolah.

Tunggu aku di lampu merah pertama kali kita bertemu. Aku akan sering menemuimu disana sekaligus aku akan mengenalkan orangtuaku padamu.

Walau kau anak jalanan, kau adalah saudaraku dan sahabatku.
Sahabat Tuhan



oleh @KucingPerez

diambil dari http://kucingperez.tumblr.com/

No comments:

Post a Comment